In Puisi

Menyeringai Lesu seperti Asu

meja dan kursi masih saja tak mau bergerak
jika dia bermulut berbibir
pastilah ia tertawa lalu menyeringai

akar dan pepohonan masih tetap saja bertuhan pada angin
hanya akan bergerak hanya pada angin
hanya akan bergoyang hanya dengan hembusan
jika dia berlidah dan bersuara
pastilah ia terbahak-bahak lalu lesu

karena si penunggunya tak kunjung mencuimi rotan kubus dan kursi antik dengan cerpenya
karena si penghuninya tak lagi duduk di kerindangan daun sambil mencipta puisi.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments