In Mencatatnya My Life

11. 26 September 2012



Ivan, aku dengar dari Daniel sewaktu nongkrong di SC sore kemarin, katanya kamu sudah kerja. Aku tidak tahu harus senang atau sedih. Senang karena aku tahu kamu masih menyimpan semangatmu untuk bisa mandiri, dan kamu membuktikannya. Kamu berhasil, paling tidak hal ini tak sekadar ucapanmu belaka, kali ini kamu tidak menjilat ludahmu sendiri.

Aku tidak tahu jenis pekerjaan apa yang sedang kamu jalani. Semoga itu tidak membuat kamu lupa diri, lupa memikirkan kesehatanmu, lupa beribadah,semoga kamu tetap di jalan yang benar. Aamiin.
Sedih, karena pertemuan tak sengaja kita di tangga SC kemarin sore masih membuatmu dingin kepadaku. Benar-benar tidak ada sapaan. Tapi kamu tenang saja, aku sedang belajar untuk bersikap normal, sedang mengolah rasa agar bisa menyapamu tanpa peduli kamu dingin atau tidak. Ya, aku sedang mencoba. Well, fokus saja dengan kerjaanmu, semoga bermanfaat dan menjadikanmu dewasa, persis seperti apa yang kamu katakan dulu. Aamiin.

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment