In Mencatatnya My Life

3. Pasca putus, Tragedi Mei!

Ivan, kamu harus sadar, tingkah lakumu belakangan setelah kita putus, seperti anak kecil yang kehilangan arah. Kamu memotong rambutmu dengan gaya seperti itu. Baju hitam yang belum ganti. Muka yang lusuh. Kamu seperti tidak terurus sayangku. Kamu kalah dengan rintanganmu sendiri. Ternyata kamu tidak cukup kuat untuk menghadapi masalahmu dengan bijak. Kamu kehilangan elan. Dan kamu akan kesepian. Kesendirian yang kamu pilih akan membuat kamu benar-benar kehilangan arti hidupmu sendiri. Percayalah padaku jelek, karena kamu yang memberi semangat, kamu juga yang mematahkan semangat itu.


Adalah hal wajar ketika mataku melihat kamu.
Bukankah dulu pernah kamu katakan, fungsi mata adalah untuk melihat?
Terlebih, kita baru saja putus sayang.
Yang tidak wajar adalah ketika seluruh tubuh bergerak, tertawa seakan semua baik-baik saja
Padahal hati tak begitu adanya.

Ciputat, 13 Mei 2012

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment