In Berita

Teknologi dan Era Baru Mencari Kerja

Jakarta, Bisnis Global (26/3) - Abad ke-21 sudah berjalan selama 13 tahun. Selama itu pula, kemajuan teknologi terus berkembang, yang ditandai dengan maraknya kehadiran perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Kecanggihan gadget tersebut membuat pencarian kerja kini lebih mudah diakses melalui situs atau website secara online.

Kondisi ini sudah barang tentu membuat para pencari kerja atau job seekers meninggalkan cara lama. Mereka tak lagi mencari halaman lowongan kerja, seperti di Harian Kompas setiap hari Sabtu, atau membeli tabloid khusus penyedia lowongan kerja.

Ariadi-Anaya,-Managing-Director-jobsDB-Indonesia
Foto oleh Ema
Tak ayal, salah satu pemimpin pasar untuk portal pencari kerja online di kawasan Asia—jobsDB—memanfaatkan momentum dengan menjadi “ibu” bagi mereka yang membutuhkan pekerjaan, karir, dan penghasilan yang sesuai harapan.

Menurut CEO JobsDB Group, Andrian Chng, keinginan untuk menjadi window of the world sudah dibuktikan dengan menjadi pelopor layanan situs mobile sejak setahun lalu. Untuk itu, JobsDB akan terus berinvestasi, demi menciptakan dan meningkatkan layanan teknologi digital yang berkualitas bagi job seekers.

“Dengan layanan situs mobile (jobsDB.com), kami berharap mereka bisa mengakses dan mengeksplorasi berbagai macam kesempatan kerja yang ada di jobsDB kapan saja dan di mana saja,” ujar Adrian, dalam Temu Media di Shangri-La, Jakarta (26/3).

Kemudahan dan kecepatan ini berimbas pada jumlah pengakses situs lowongan kerja jobsDB Indonesia dengan menggunakan perangkat mobile mencapai 266 %, terhitung sejak Januari 2006 hingga Januari 2013. “Pertumbuhan dalam 2 tahun naik 3 kali lipat,” kata Ariadi Anaya, Managing Director jobsDB Indonesia, dalam acara yang sama.

Menurut Ariadi, meningkatnya pengakses lowongan kerja karena perekonomian Indonesia sedang kukuh lebih baik. Hal itu selaras dengan keinginan job seekers  yang mendambakan hidup lebih baik.


Logo Baru, Semangat Baru
Tak hanya melansir sebuah riset dan survey, dalam acara tersebut jobsDB juga memperkenalkan logo barunya sebagai representasi dari semangat baru yang ingin disampaikan kepada job seekers.

“Kami ingin bertransformasi dari konsep lama yang logonya terkesan kaku dan formal menjadi identitas baru yang lebih segar, enerjik, dan berjiwa muda,” ungkap Ariadi.

Dalam logo baru tersebut, juga terdapat 16 logo yang menggambarkan 16 jenis pekerjaan potensial bagi para job seekers serta paling dibutuhkan oleh para perusahaan rekanan jobsDB. Dari ke-16 jenis pekerjaan tersebut, posisi Administrasi, IT, Sales, Marketing, dan Finance menjadi yang terfavorit.

Menurut Ariadi, 16 logo itu adalah langkah untuk memudahkan job seekers menemukan dan menyadari potensinya. “Banyaknya info lowongan kerja di dunia maya justru memusingkan jobseekers, the more information, the more confused, tandasnya.

Perubahan logo juga menandai  dimulainya era baru kerja sama yang erat antara jobsDB dengan SEEK—sebuah perusahaan portal pencari kerja terbesar di Australia yang telah resmi memiliki mayoritas saham dari jobsDB.

“Ke depan, tidak hanya logo kami yang baru, namun kami juga sedang mempersiapkan serangkaian produk dan inovasi baru yang bisa meningkatkan kepuasaan para pengguna layanan kami,” janji Ariadi.

Seperti diketahui, JobsDB berkantor di Indonesia, Malaysia, HongKong, Singapura, Thailand, dan Philipina. Di Indonesia sendiri sudah ada sejak tahun 1998 dan selama 9 tahun menjadi leader sebagai tempat mencari lowongan pekerjaan, sesuai dengan mottonya, “Ada yang lebih baik di luar sana. Di sinilah kamu menemukannya”. So, let’s explore! [d]

(BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In Kumpulan berita-berita Ema


Premi Prudential Indonesia Meningkat 30 Persen

Jakarta, Bisnis Global (2/4)- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menutup buku di tahun 2012 dengan total pendapatan premi yang meningkat sebesar 30 persen atau menjadi Rp19,3 triliun setelah sebelumnya di tahun 2011 sekitar Rp14,8 triliun.

Selain itu, pendapatan premi bisnis baru Prudential juga meningkat dari Rp7,9 triliun menjadi Rp9,9 triliun atau sekitar 24 persen. Sedangkan total pendapatan premi syariah naik sekitar 21,1 persen dengan nominal Rp2,1 triliun.

Begitupun total dana kelolaan selama tahun 2012 meningkat dari Rp27,4 triliun di tahun 2011 menjadi Rp34,5 triliun atau sekitar 25,6 persen. Sementara Total Asetnya mencapai Rp38,9 triliun atau sekitar 25,6 persen serta total pemabayaran klaim dan manfaat naik sebesar 47 persen atau sekitar Rp5,8 triliun, hal ini dibarengi dengan jumlah pemegang polis yang mencapai lebih dari 1,7 juta jiwa.

Keberhasilan Prudential Indonesia ini menurut Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, dikarenakan tahun 2012 adalah tahun yang baik bagi perusahaan asuransi yang berada di bawah grup Pudential plc."Kami percaya dan optimis akan industri ini ke depannya," kata William di Ritz Carlton, Jakarta (2/4).

Pemahaman atas optimisme Prudential baginya dipicu oleh parameter ekonomi yang baik di Indonesia seperti penetrasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta kelas menengah yang terus tumbuh.

Kini, Prudential mempunyai 10 produk terkait asuransi dan investasi.Tujuh di antaranya berbasis komersial dan tiga lainnya berbasis syariah. Ke-10 produk itu menurut William disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

"Semuanya sesuai dengan tagline kami, always listening, always understanding," tambahnya.

Sejalan dengan hal itu, Prudential melalui program CSR-nya membentuk One million Heart for One Million Dreams untuk membantu mereka yang kurang beruntung. "Fokus kami pada 3 bidang, di antaranya anak-anak dan pendidikan," ungkap Corporate Marketing and Communication Director, Nini Sumonhandoyo. Untuk dana CSR tahun lalu sekitar 2 juta dollar.    

(BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Kumpulan berita-berita Ema


Jadwal Perjalanan KA Berubah Mulai 1 April 2013

Jakarta, Bisnis Global (30/3)- Mulai 1 April 2013,jadwal kereta api akan mengalamai perubahan keberangaktan dan kedatangan. Pasalnya, PT Kereta Api Indonesia akan memberlakukan Grafik Perjalanan kereta api (Gapeka) tahun 2013.


Seperti yang dikatakan Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta, Agus Sutijono, Gapeka yang baru ini merupakan pengganti Gapeka tahun 2011.

Atas perubahan tersebut, terjadi pergeseran waktu keberangkatan dan kedatangan lanjut Agus, terdapat juga kepindahan tempat keberangkatan KA. Antara lain, KA Bangunkarta semula berangkat dari stasiun Pasarsenen, dirubah menjadi dari stasiun Gambir. Kemudian KA Bengawan dan KA Brantas semula dari Stasiun Tanahabang menjadi stasiun Tanjung Priok. KA Kutojaya semula dari Tanahabang dirubah menjadi dari stasiun Pasarsenen.

"Untuk jadwal keberangkatan maupun kedatangan KA pada Gapeka 2013, secara keseluruhan tidak jauh berbeda dengan Gapeka tahun 2011. Misalnya, KA Argo Lawu (KA 8) relasi Gambir-Solo, Jadwal sebelumnya berangkat pukul 20.00 WIN tiba di Solo pukul 04.11 WIB. Menjadi berangkat pukul 20.20 WIB tiba Solo pukul 04.15 WIB. Kedatangan lebih cepat 4 menit dari waktu sebelumnya," kata Agus.

Namun ada beberapa KA yang mengalami perpindahan jam keberangkatan, seperti KA Gumarang (KA 64) relasi Jakarta-Surabaya Turi, jadwal semula berangkat pukul 17.45 WIB tiba Surabaya pukul 05.48 WIB. Menjadi berangkat pukul 15.15 WIBtiba pukul 03.51 WIB. Contoh lain, KA Bogowonto (KA 110) relasi Pasarsenen-Yogyakarta semula berangkat pukul 09.15 WIB tiba pukul 17.33 WIB. Menjadi berangkat 18.55 WIB tiba Yogyakarta pukul 03.13 WIB.

"Manajemen PT KAI memberikan perhatian terhadap layanan KA Ekonomi cukup besar. Terbukti, waktu tempuh perjalanan KA-KA ekonomi rata-rata lebih cepat 80 menit dibanding jadwal KA tahun 2011," tambah Agus.

(BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments