In Kumpulan berita-berita Ema


Premi Prudential Indonesia Meningkat 30 Persen

Jakarta, Bisnis Global (2/4)- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menutup buku di tahun 2012 dengan total pendapatan premi yang meningkat sebesar 30 persen atau menjadi Rp19,3 triliun setelah sebelumnya di tahun 2011 sekitar Rp14,8 triliun.

Selain itu, pendapatan premi bisnis baru Prudential juga meningkat dari Rp7,9 triliun menjadi Rp9,9 triliun atau sekitar 24 persen. Sedangkan total pendapatan premi syariah naik sekitar 21,1 persen dengan nominal Rp2,1 triliun.

Begitupun total dana kelolaan selama tahun 2012 meningkat dari Rp27,4 triliun di tahun 2011 menjadi Rp34,5 triliun atau sekitar 25,6 persen. Sementara Total Asetnya mencapai Rp38,9 triliun atau sekitar 25,6 persen serta total pemabayaran klaim dan manfaat naik sebesar 47 persen atau sekitar Rp5,8 triliun, hal ini dibarengi dengan jumlah pemegang polis yang mencapai lebih dari 1,7 juta jiwa.

Keberhasilan Prudential Indonesia ini menurut Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, dikarenakan tahun 2012 adalah tahun yang baik bagi perusahaan asuransi yang berada di bawah grup Pudential plc."Kami percaya dan optimis akan industri ini ke depannya," kata William di Ritz Carlton, Jakarta (2/4).

Pemahaman atas optimisme Prudential baginya dipicu oleh parameter ekonomi yang baik di Indonesia seperti penetrasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta kelas menengah yang terus tumbuh.

Kini, Prudential mempunyai 10 produk terkait asuransi dan investasi.Tujuh di antaranya berbasis komersial dan tiga lainnya berbasis syariah. Ke-10 produk itu menurut William disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

"Semuanya sesuai dengan tagline kami, always listening, always understanding," tambahnya.

Sejalan dengan hal itu, Prudential melalui program CSR-nya membentuk One million Heart for One Million Dreams untuk membantu mereka yang kurang beruntung. "Fokus kami pada 3 bidang, di antaranya anak-anak dan pendidikan," ungkap Corporate Marketing and Communication Director, Nini Sumonhandoyo. Untuk dana CSR tahun lalu sekitar 2 juta dollar.    

(BG/Ema)

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment