In Berita

Manfaatkan Momen Puasa, XL-Carrefour Kerjasama Jual RBT



Jakarta, Bisnis Global (18/7) - PT XL Axiata Tbk (XL) bekerjasama dengan PT Trans Retail Indonesia pasarkan konten dan aplikasi musik. Peluncuran penjualan (Ring Back Tone) RBT di Carrefour seluruh Indonesia ini merupakan strategi XL dalam manfaatkan momen puasa dan menjelang hari raya.
General Manager Content and Application XL Revie Sylvia Andriani Dewi mengatakan, kerjasama sengaja digagas oleh XL karena Carrefour merupakan pusat perbelanjaan yang ramai dan modern. “Sebenarnya kami sudah lama bicarakan kerja sama ini. Tapi memang baru meluncurkannya sekarang karena momen puasa juga ya. Kebutuhan orang belanja kan jadi tinggi,” katanya.

Revie juga menambahkan bahwa saat ini bisnis penjualan lagu dalam bentuk compact disk (CD) dan dijual di toko-toko musik tidak lagi begitu populer. “Penjualan CD Musik sekarang tidak dilakukan di toko lain. Tapi melalui alternatif channel, bahkan penjualan di fast food. Transaksi penjulanan di channel tersebut terbilang signifikan, bahkan adala salah satu atyis yang berhasil menjal 1 juta copy,” katanya.

Dalam kerja sama tersebut, kasir Carrefour akan menawarkan kepada pelanggannya apakah kembalian uang kecilnya mau dialokasikan untuk membeli RBT atau tidak.
“Nah, uang kembalian kecil itu daripada ditukar dengan permen, sekarang bisa dialihkan untuk digunakan membeli RBT dari XL. Untuk kembalian Rp500 saja kita sudah bisa membeli RBT untuk dua hari,” katanya mencontohkan.

Jusak Sutiono, perwalikan label musik mengakatakan bahwa langkah XL membuka penjualan konten di hipermarket seperti Carrefour merupakan langkah cerdas. “Kami mendukung semuanya. Ini sebuah langkah konkrit yang kreatif dalam mendukung musik Indonesia, dan juga sebagai salah satu upaya untuk meyakinkan masayarakat bahwa RBT adalah produk yang aman dan mengutamakan kualitas,” katanya.
(BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In Berita

Telkom Indonesia & Telkomsel Terima Penghargaan Asia Pacific ICT Awards 2013

Jakarta, Bisnis Global (18/7) – Dua perusahaan telekomunikasi Indonesia, Telkom Indonesia dan Telkomsel mendapat penghargaan di Asia Pacific ICT (Information Communication and Technology) Awards. Dalam acara yang diselenggarakan Frost & Sullivan di St. Regis Singapura ini, kedua perusahaan itu diapresiasi sebagai perusahaan terbaik di sektor teknologi dan komunikasi Asia Pasifik.

Telkom Indonesia terpilih sebagai Frost & Sullivan 2013 Service Provider of The Year. Partner and Managing Director, Frost & Sullivan Asia Pasifik Manoj Menon mengatakan penghargaan tersebut dianugerahkan setiap tahunnya kepada perusahaan dengan cakupan layanan telekomunikasi yang luas.

“Layanan telekomunikasi yang didapat Telkom Indonesia itu mulai dari layanan telepon kabel tetap (fixed wireline), layanan telepon nirkabel tetap, layanan telepon selular, layanan jaringan dan interkoneksi, layanan internet hingga layanan penyimpanan data,” katanya.

Sementara itu, Telkomsel Indonesia berhasil membawa pulang penghargaan Frost & Sullivan 2013 Wireless Service Provider of The Year.

Dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004,  Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Awards yang berlangsung setiap tahun dan telah menginjak tahun kesepuluh ini menganugerahkan 36 penghargaan termasuk 5 kategori penghargaan baru kepada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor teknologi informasi dan komunikasi  di kawasan Asia Pasifik. Kelima kategori baru tersebut adalah Most Innovative Telecom OSS/BSS Vendor of The Year, Mobile Advertising Company of The Year, UC as a Service Vendor of The Year, Mobile Commerce Service Provider of The Year, dan The Beyond Connectivity Service Provider of The Year.

Penghargaan-penghargaan tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi dan menghargai kinerja para perusahaan dan individu yang telah menerapkan best practices, serta menunjukkan adanya komitmen, ketekunan, dan strategi-strategi bisnis inovatif yang dibutuhkan untuk bertahan di tengah persaingan global.

“Frost & Sullivan bangga  dapat menyelenggarakan Asia Pacific ICT Awards selama 10 tahun berturut-turut. Ketika dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004, kami ingin agar acara ini menjadi menjadi ajang penghargaan yang paling ditunggu-tunggu oleh komunitas bisnis ICT di Asia Pasifik. Kami sangat bahagia karena respon terhadap acara penghargaan ini telah melebihi ekspektasi kami,” papar Manoj.

“Frost & Sullivan bangga  dapat menyelenggarakan Asia Pacific ICT Awards selama 10 tahun berturut-turut. Ketika dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004, kami ingin agar acara ini menjadi menjadi ajang penghargaan yang paling ditunggu-tunggu oleh komunitas bisnis ICT di Asia Pasifik. Kami sangat bahagia karena respon terhadap acara penghargaan ini telah melebihi ekspektasi kami,” papar Manoj Menon, Partner and Managing Director, Frost & Sullivan Asia Pasifik. (BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Berita

Agus Joko Pramono Disumpah Jabatan sebagai Anggota BPK RI

Agus JokoPramono disumpah jabatan sebagai Anggota BPK RI
Jakarta, Bisnis Global (1/8)- Agus Joko Pramono disumpah jabatan sebagai Anggota BPK RI hari ini untuk masa jabatan 2013-2014 di Auditorium BPK, Jakarta. Agus terpilih sebagai pejabat BPK Pengganti Antar Waktu menggantikan Taufiqurrahman Ruki yang pensiun pada 18 Mei 2013 lalu.
Dalam acara itu, Agus mengucapkan sumpah yang dipandu oleh Ketua BPK Hadi Poernomo disaksikan Wakil Ketua BPK Hasan Bisri dan para anggota BPK lainnya, pemimpin lembaga negara, para menteri, dan beberapa tamu.
Seusai mengucapkan sumpah dan penandatangan jabatan, pria kelahiran Palembang, 1 Agustus 1972 ini mengatakan ingin menjadikan BPK sebagai katalisator dalam pencapaian tujuan bernegara.
"Kita lihat peran sentral BPK ini ya, kita menjadi penghubung berbagai kebijakan berbagai antar lembaga dalam bernegara. Selama ini Anda lihat, presiden membaca laporan, menteri juga begitu. Pertanyaannya apakah laporan itu terdistorsi, preside dan menteri tidak tahu. Yang tahu itu kan BPK, karena kita membacanya berdasarkan role data. Jadi sebenarnya kalau secara kelembagaan, BPK pasti tahu kondisi riil republik ini, tidak berdasarkan laporan, tapi data mentah," kata lulusan Sekolah Tinggi Akutansi Negara ini.
Dengan begitu, kata Agus, dirinya bisa mengarahkan kebijakan di seluruh instansi republik ini agar inline dengan tujuan kenegaraan, terkait positioning BPK.
Menyoal singkatnya waktu menjabat Agus, hanya satu tahun, ia mengatakan dirinya sudah memahami bisnis proses di tubuh BPK.
"Jadi, saya tentu bisa lebih cepat dalam membuat kebijakan-kebijakan dalam pencapaian tujuan BPK. Dengan demikian, waktu akan menjadi salah satu constrain, tapi dengan pencapaian yang lebih baik, mudah-mudah akan bisa dicapai sesuai waktunya," ujarnya.
Dalam menduduki kursi bekas Taufiqurrahman Ruki itu, tahap awal yang akan dilaksanakan Agus adalah memperbaiki penetapan konteks sasaran, adalah konteks sasaran yang sudah dibuat oleh Ruki.  Sasaran, katanya, sudah dibuat oleh periode sebelumnya, tentu ia tinggal melanjutkan dan membenahi mana yang jadi penghambat di pengurusan kemarin.
"Misalnya masalah IT, kecepatan auditor dalam penggunaan IT, meningkatkan kapasitator IT dalam kontekstual permasalahan. Karena ujung tombak dari BPK adalah audit," akunya.
Tidak hanya itu, permasalahan seperti Hambalang yang kasusnya saat ini sedang tahap pengembangan audit BPK, Agus mengatakan dalam mempercepat penyelesaian masalah di titik reporting itu kan konteksnya dari mulai prosesnya dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan.
"Dalam spesifikasi yang lebih runcing, saya belum bisa bicara karena saya harus duduk dulu, lihat dulu permasalahan detailnya. Tapi, secara teori, kalau kami siapkan SDM-nya dan pendukung lainnya, tentu proses permasalahan tersebut akan lebih cepat selesai," tutur Agus. [e]
(BG/Ema)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments