In My Life yang berjarak

Aku menitipkan harapan untuk masa depan.
Kugantungkan pada sesuatu yang jaraknya jauh ribuan kilometer.
Kusematkan pada tulisan-tulisan di surat elektronik yang dikirim dan terkirim pada jarak yang belum bisa ditempuh dengan nyata.
Yang mencoba untuk menunggunya dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya.
Katanya, memperbaiki diri setali uang dengan memperbaiki jodoh.
Sungguh, hanyalah Tuhan pengambilan keputusan yang final untuk segala urusan.
Bogor, 27/2/15


Related Articles

0 komentar:

Post a Comment