In My Life yang berjarak

Menjaga Jodoh (?)

Jika jodoh itu rahasia, bolehkah kita menjaga calon jodoh?

Membicarakan jodoh memang tidak pernah ada muaranya. Dia (jodoh) penuh misteri dan terselubung. Bahkan bagi mereka yang sudah menikah pun. Siapapun tidak ada yang tahu persis, sekalipun CIA menurunkan jagoan mereka ke lapangan, dan FBI meretas sistem keamanan negara musuhnya, ataupun Ki Kusumo dan Demian adu kekuatan. Orang terpintar dengan IQ 200 pun tak akan bisa menebaknya. Jodoh memang domain Tuhan. Seperti rejeki dan kematian, jodoh adalah hal ghoib yang hanya bisa nyata hanya dengan kehendak Tuhan.

Seperti halnya beberapa minggu ini, saya dikejutkan dengan kemunculan seseorang yang sebenarnya sudah lama saya kenal—sekitar lima tahun lalu. Dia datang dengan mengajukan “penawaran” yang berbeda. Bukan bermaksud mengartikan kawan lama saya itu seperti sales yang menjajakan dagangannya lalu merayu saya agar membelinya, tapi memang dia—untuk ketiga kalinya—datang kepada saya dengan membawa sejumlah penawaran. Tentunya penawaran yang dimaksud adalah sebuah kebahagian di masa depan untuk saya dan keluarga.

Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In

Via, usia 3 tahun bisa ceramah

Si Via, ponakan lucu waktu ceramah usia 3 tahun..

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Kami Takkan Lupa

Kami tak akan lupa
pada setiap nafas yang terganjal
dan air mata yang jatuh
setiap harinya

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Adakah yang bisa menjelaskan

Adakah yang bisa menjelaskan
kapan air mata di setiap kedipan akan kering?
kapan sesak dada yang bukan asma bisa lega?
Semua tak ada yang bicara
hanya akan membuang tenaga
Semua terasa begitu menyakitkan….

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

God Says

God says:
JUST REMEMBER ME, I'LL GIVE YOU EVERYTHING!
My Lord, please #savemyfamily

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In My Life yang berjarak

Di tengah sulitnya kehidupan di era Jokowi dan deadline skripsi yang semakin dekat, membayangkan bisa melakukan perjalanan ke beberapa kota seperti ke Jogjakarta, Solo, Madiun, dan berakhir di Legian Bali cukup mendinginkan otak. Lumayanlah. Lumayan berharap maksudnya.

Bogor, 4/3/15

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Nemu ini di tumblr. Rasanya semoga orang juga menyetujui kata-kata ini. Kamu, baik seseorang, sebuah keluarga, sebuah janji, pekerjaan, cita-cita, dan segala macam pembuktian yang ingin selalu bisa terealisasi.
sumber foto: tumblr.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Serbuan Tanya

Setiap harinya kami bertanya;
Kapan ini semua akan berakhir?

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Menyembunyikan Tangis

Masuk kamar mandi tapi tak mandi
Menyalakan keran air tapi tak mengguyur tubuh
Mematikan lampu kamar dan berselimut tapi tak tidur
Adalah serangkaian cara yang dilakukan untuk menyembunyikan sebuah tangis
Air mata yang selalu ditahan agar tak jatuh ke pipi
Air mata yang selalu dihapus bahkan sebelum mengalir
Agar siapapun tak usah ikut merasakan sedihnya
Padahal, semua, di sini memiliki kesedihan yang mendalam
Untuk sebuah ujian yang sedang dihadapi kami berlima
Keluarga yang begitu aku cintai.

Bogor, 3/3/15

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Uang

Uang Pecahan Rp10.000
sumber foto:http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com
Ia datang dengan semena-mena, menghancurkan keharmonisan keluarga yang sudah dibina puluhan tahun. Yang bisa membuat orangtua dan anak salah paham dan tak ada yang mau minta maaf. Yang bisa menggunungkan suatu benci. Yang bisa mengubah orang baik dan taat ibadah menjadi beringas dan dicari-cari aparat. Yang bisa memupuskan harapan orang setiap waktunya dan merasa hidup hanya pantas diakhiri di tali yang digantungkan di gudang belakang rumah. Ia, lembaran-lembaran yang semakin susah didapatkan. Bahkan untuk memiliki satu lembar berwarna ungu bergambar pahlawan Sultan Mahmud Badaruddin II.

Bogor, 3/3/15

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Keluarga My Life

Beberapa bulan ini gas elpiji 3 kg menjadi barang mewah bagi kami. Selain karena langka di pasaran, kami juga sulit mendapatkannya karena tak ada uang. Ini sudah ketiganya kami kehabisan gas juga kehabisan uang. Setiap kompor itu tak mengeluarkan pijar apinya, kami memasak di lubang dapur di luar pojok rumah kami. Memasak air, menggoreng kerupuk, sampai tadi pagi menumis kacang panjang. Untunglah, siang ini Ibu kami membawa uang. Entah dari mana asalnya, aku tak berani bertanya. Tapi yang pasti hari ini kami tak perlu memasak mie di mesin penanak nasi lagi sampai dua minggu ke depan. Alhamdulillah.

Bogor, 2 Maret 2015.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Ketika Sosmed Menghambat Move On

Pagi ini ada email masuk. Seorang teman lama yang kini sudah tidak tinggal di Ibukota lagi bercerita soal mantannya. Tanpa mengucapkan salam kangen atau menanyakan kabar, ia langsung bertanya:
“Adakah yang bisa menjelaskan mengapa seseorang harus merasa kesal ketika melihat foto mantannya bersama pacar barunya? Berkali-kali aku merasa bahwa diriku sudah tidak menyukainya lagi sejak dia memutuskan hubungan secara sepihak. Bahkan jika dibeberkan, banyak sekali alasan yang menguatkan perasaan dan argumenku itu untuk tidak menyimpan perasaan apa-apa terhadapnya. Secara ekstrim, aku bisa jamin bahwa dia sebenarnya juga tak pantas untuk diriku. Misalnya seperti latar belakang pendidikannya yang di bawahku, jenis pekerjaannya saat ini, lalu kenakalan masa remaja yang pernah ia lakukan saat sekolah, bahkan sampai berurusan dengan polisi. Lalu mengapa, hanya dengan kemunculan foto-fotonya di sosial media yang kebetulan masih terhubung denganku, membuat pagi ini langit mendung dan hatiku seperti tersambar petir? Aku sudah tidak menyukainya untuk waktu yang tidak sebentar, hampir 2 tahun. Temanku, apa pendapatmu? Bisakah kau beri alasan yang bisa menenangkanku?”

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments