In My Life

Sasana

Sasana kembali lagi dalam ingatanku. Sungguh sangat penasaran seperti apa rupanya. Rambutnya gondrong. Dan dia terlalu cantik untuk menjadi lelaki kekar. Makanya dia memilih menjadi Sasa.
Lantas kini ia membuatku sangat gelisah. Kasihan dengan pilihan hidupnya. Aku juga gelisah dan bertanya-tanya apa aku bisa menulis seperti dia diciptakan?

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment