In #EnergiBaik Energi Gas Alam Go Green PGN si-energi.id

Bumi Makin Tua, Yuk Saatnya Beralih ke Energi Ramah Lingkungan


Energi Ramah Lingkungan. Sumber foto: dbagus.com

Hay sob, di siang hari yang cerah ini, kita akan bahas soal urgensi pemanfaatan energi ramah lingkungan di kehidupan sekitar kita, seperti apa sih? Yuk scroll sampai bawah blog ini ya :)

Ibarat manusia, bumi kita saat ini kondisinya  sudah sangat memprihatinkan, sob. Usianya semakin tua, sumber daya alam di dalamnya juga semakin berkurang atas ekplorasi besar-besaran dan massif. Sementara kebutuhan energi terus meningkat seiring gaya hidup, populasi manusia, dan pembangun yang terus digenjot di planet tercinta kita ini.

Mulai dari gunung emas dan tembaga kita yang habis-habisan dieksploitasi di Papua dan beberapa wilayah di Indonesia, sampai yang terbaru adalah soal pembakaran hutan yang diduga sengaja dilakukan para oknum terkait jelas memprihatinkan lingkungan kita kan sob.

Dari data terbaru yang ane baca dari Walhi nih sob, kondisi Indonesia untuk tahun 2014 masih kental dengan warna kelam karena konflik sumber daya alam dan agraria yang tidak juga menemukan jalan penyelesaiannya, serta bencana ekologis yang menandakan kondisi penghancuran dan kerusakan lingkungan hidup yang terus tak terkendali.

Nah, hal kecil yang bisa kita lakukan untuk memimalisir kerusakan lingkungan berkepanjangan salah satunya dengan pemnafaatan energi yang ramah lingkungan sob. Misalnya kayak mulai ganti gas tabung di rumahmu dengan gas alam yang disalurkan lewat pipa yang ditanah di bawah tanah. Kenapa hal ini bisa dikatakan ramah lingkungan. Gini penjelasannya sob:

Gas alam atau dikenal juga gas bumi adalah bahan bakar fosil berbentuk gas yang terutama terdiri dari metana CH4). Ia dapat ditemukan di ladang minyak, ladang gas Bumi dan juga tambang batu bara. Ketika gas yang kaya dengan metana diproduksi melalui pembusukan oleh bakteri anaerobik dari bahan-bahan organik selain dari fosil, maka ia disebut biogas. Sumber biogas dapat ditemukan di rawa-rawa, tempat pembuangan akhir sampah, serta penampungan kotoran manusia dan hewan.

Berdasarkan info Kementrian ESDM, produksi gas alam yang dimiliki Indonesia ini mencapai 59 tahun ke depan. Info detailnya bisa dicek di sini ya sob. Nah dalam rentang waktu setengah abad itu bisa dikembangan untuk digunakan di kalangan rumah tangga.

Kenapa rumah tangga? Karena rumah tangga adalah salah satu konsumen terbesar dalam hal pengunaan gas, selain industri besar dan kecil yang ada.

Salah satu perusahaan yang mengakomodir dan menyediakan gas alam  untuk rumah tangga adalah PGN atau Perusahaan Gas Negara milik Pemerintah. Sejak tahun 2013 hingga saat ini, sudah ribuan rumah teraliri gas alam ke dapur-dapur rumah. Sementara sih baru beberapa wilayah aja nih, seperti Jakarta dan Jawa. Selain pengunaannya hemat pengeluaran, programa gas alam ke rumah tangga juga diharapakan bisa menjaga keseimbangan alam, karena kita tahu cadangan minyak saat ini terus menipis sob.
Oke deh segitu aja dulu pembahasannya, semoga bermanfaat ya.

At Menteng, 9.11.15
2:01 pm

(Tulisan ini disumbangkan untuk situs http://si-nergi.id/)



Related Articles

0 komentar:

Post a Comment