In

Harapan itu Masih Ada



Dear Kakak, 
kamu yang baruku kenal, harapan untuk bahagia itu masih ada seberat apapun masalah yang terbentang di depan kita. Ingatkan, ucapan yang beberapa kali sempat kita katakan bersama di kamar, “Harapan akan selalu ada selagi kita masih hidup”? Petikan dialog Tn. Belfort yang diperankan Leonardo di Caprio dalam film The Wolf of Wall Street yang saat itu mencoba meyakinkan dirinya bahwa sesusah apapun masalah, pasti ada jalan keluarnya.

Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku hanya menduga-duga bahwa itu karena masalahmu dengan orang-orang nun jauh di sana. Atau justru ada sikapku yang salah yang membuatmu jengkel? Mungkin saja, tapi aku tidak tahu itu apa karena kelemahanku adalah sulit memahami maksud tersembunyi. Jika memang ada sikapku yang salah, aku minta maaf yang sedalam-dalamnya.

Dear kakak yang sangat aku hormati, pertemuan pertama denganmu sangat membuatku sungkan. Interaksi hari-hari selanjutnya mampu cair satu sama lain. Lalu sampailah di hari ini di mana tak ada yang bisa kamu katakana padaku selain berbicara di wasap padahal kita dalam satu ruangan. Barangkali masalah yang tengah kamu hadapi terlampau berat dan tak ada satupun yang bisa memahamimu kecuali orang-orang terpilih dan itu bukan aku. Aku tidak mengapa. Yang kukhawatirkan adalah keadaan hatimu yang mungkin merasakan sakit yang terperi. Mungkinkah semalaman ini kau menangis? Kulihat lampu kamar tak dimatikan saat subuh.

Kemanapun langkah membawamu, aku yakin harapan itu masih ada. Harapan untuk bahagia dengan cara kita sendiri. Seperti dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari, setiap pilihan yang kita ambil pasti ada harganya, termasuk untuk meraih kemerdekaan diri.

Berhubung belum lama ini kamu tau alamat blogkku dan mungkin membaca salah satu postingan yang berisi tentang dirimu. Maafkan aku jika ada kata-kataku yang lancang dan banyak berbicara di sini, Kak.

Sampai ketemu lagi. 

At Takuy; di bibir jendela kamar dengan suasana yang sulit dipahami
15.11.15
1:21 pm

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment