In #EnergiBaik Energi Gas Alam Go Green PGN

Ketika Energi Didapat Hanya dengan Sentuhan Tangan (part 1)



Instalasi pip gas alam untuk rumah tangga. Sumber foto: tempo.co

Hai semua… selama siang. Hari ini, tepatnya Sabtu, 7 November 2015, Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan, termasuk Ciputat, di mana saya tinggal saat ini. Hujan yang datang seakan memberikan energi baru, udara baru, yang lebih sejuk.

Ngomongin soal energi, saya jadi ingat beberapa hari lalu berkunjung ke rumah saudara di daerah Cibinong, Bogor. Ketika itu, hujan juga baru saja membasahi wilayah sana dan saya berinisiatif memasak mie instan. Pas masuk ke dapur, cukup mengangetkan karena rumah saudara saya tidak lagi memakai gas elpiji yang sering saya lihat di rumah, tapi justru menggunakan gas alam yang dialirkan lewat pipa yang terintegrasi.
Usai memasak mie dan menikmatinya bersama saudara saya itu, saya bertanya sejak kapan menggunakan gas alam di rumah, apa tidak takut suatu waktu pipanya bocor?
Saudara saya yang sedang menyelesaikan disertasinya di salah satu universitas negeri di Bogor itu mengatakan kalau justru dia merasa lebih aman, mudah, dan murah menggunakan gas pipa dibanding elpiji dari pemerintah.

“Yang pasti sih gue ngerasa kalau pakai gas alam itu sejauh ini lebih enak karena nggak pusing buat dapetinnya.  Pertama, pakai gas pipa menghemat pengeluaran per bulannya. Lalu kalau abis, kita nggak perlu capai-capai nyari ke warung atau agen gas, berat-berat bawa tabungnya. Soal bisa pesan lewat ATM atau teller di bank yang bekerja sama dengan PGN, perusahaan penyuplai gas untuk rumah tangga,” ujarnya.

Saya yang tadi nyimak penjelas dia jadi tertarik untuk promosiin gas alam ke rumah, soalnya orangtua masih pakai tabung elpiji di mana saya yang jadi korban karena disuruh angkat-angkat gas ke warung buat beli yang baru.

Ciputat, 7.11.15
12:47 PM

(Tulisan ini disumbangkan untuk situs si-energi.id)

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment