In #EnergiBaik Gas Alam PGN

Pentingnya Gas Alam untuk Dapur Ibu!

Sebagaian besar masyarakat Indonesia memang sudah menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk memasak, baik itu gas subsidi atau nonsubsidi. Pemakaian gas tabung subsidi sendiri sudah digalakkan Jusuf Kalla ketika ia masih menjabat Wakil Presiden mendampingin SBY. Tabung gas berwarna hijau disambut positif oleh rakyat. Secara bersamaan juga banyak terjadi kasus peledak tabung gas hijau, bahkan sampai merenggut nyawa. Hal ini tentu menjadi dilema bagi para ibu-ibu rumah tangga. Meski saat ini kasus peledakkan tabung gas semakin berkurang, tapi nggak ada salahnya untuk para ibu rumah tangga beralih menggunakan gas alam yang dialirkan melalui pipa-pipa panjang yang difasilitasi oleh Perusahaan Gas Negara. Kenapa? Berikut alasannya:

1. Jika para Ibu khawatir tabung gas hijaunya meledak, menggunakan pipa gas alam dijamin aman. Gas-gas yang disalurkan melalui pipa-pipa mampu meminimalisir ledakkan karena pemasangan dilakukan oleh yang ahli, seperti tekniknisi dari perusahaan gas. 

2. Harga tabung gas tabung subsidi saat ini terus naik. Di kalangan pengecer, gas tabung 3 kg saat ini mencapai Rp18rb sampai Rp20rb. Apalagi untuk gas tabung nonsubsidi yang 12 kg bisa mencapai Rp150 ribu. Sementara untuk pemakaian gas alam PGN hanya perlu mengocek Rp40 ribu untuk pemakaian yang sama. Jauh lebih hemat bukan?

3. Kapasitas gas alam di bumi Indonesia sampai saat ini masih banyak. Hal ini tentu akan melegakan para ibu rumah tangga. Jadi tidak usah khawatir akan kehabisan ketika mau masak. 

Nah, semoga review ini bisa membantu para ibu untuk segara beralih ke pemakaian gas alam PGN karena di luar sana sudah banyak rumah tangga yang menikmati kemudahan dari gas alam PGN seperti dalam sumber di sini.

Tulisan ini didedikasikan untuk si-nergi.id

Sumber
http://infobanknews.com/pipa-gas-pgn-banyak-selamatkan-ibu-rumah-tangga/

http://finance.detik.com/read/2015/06/05/111143/2934230/1034/ini-cara-pgn-tingkatkan-gas-rumah-tangga-yang-lebih-murah-dari-elpiji

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment