In #EnergiBaik Gas Alam PGN Jaringan Pipa Gas PGN Perusahaan Gas Negara

Jaringan Pipa Gas Alam PT PGN Capai 6.470 km Sepanjang 2015

Sebagaimana fenomena ojek online yang makin bertambah banyak jumlahnya di jalanan, jaringan pipa gas alam milik Perusahaan Gas Negara pun semakin menjalar di wilayah Indonesia. Kini, sejauh mata memandang, ada pipa gas alam PGN yang “sudah akrab” memenuhi dapur para ibu rumah tangga. Kemudahan pun dirasakan para ibu. Tentu, semua karena kerja keras yang sudah dilakukan PGN sejauh ini.

Jika menilik ke belakang, rekam jejak PGN dalam memperpanjang pipa gas alam sangat signifikan maju. Terhitung, sepanjang 2001-2015, perpanjang jalur pipa gas alam PGN naik sepanjang 3000 km.
Dari data PGN, di 2001 pipa gas BUMN ini mencapai 3.112 km, dan di akhir 2014 bertambah menjadi 6.161 km, yang terdiri dari pipa gas transmisi dan pipa distribusi.

Bagaimana di tahun 2015?
Sepanjang tahun 2015, ada beberapa proyek besar yang sudah dibangun PGN melalui jaringan pipa gas alamnya, semisal di awal November, PGN bekerja sama dengan Pemerintahan Kepulauan Riau. Dalam kerja sama itu, PGN membangun jaringan pipa gas alam sepanjang 600 km.  Dalam kerja sama ini, PGN membangun dan mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk berbagai segmen palanggan, mulai rumah tangga, transportasi, UKM, komersial, industri, dan kelistrikan.

Selain itu, di medio Desember kemarin, upaya mempercepat program konversi energi ke bahan bakar gas bagi rumah tangga, Kementerian ESDM menugaskan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) untuk mengoperasikan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang dibangun pemerintah di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Kota Tarakan adalah salah satu kota yang mampu meningkatkan jumlah sambungan rumah tangga pengguna jargas menjadi 3.425 SR pada akhir tahun 2014.

Direncanakan pada tahun 2016, Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas dengan sumber dana dari 
APBN Tahun Anggaran 2016 akan melakukan pengembangan jargas di Kota Tarakan sebanyak 21.000 SR, yang dalam pelaksanaannya dilakukan oleh PGN.

"Tahun ini PGN menambah 490 km di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan beberapa di Sumatera," kata Kepala Divisi Komunikasi Korporat‎ PGN, Irwan Andri Atmanto seperti dikutip detikFinance. Sementara hingga 2019 nanti, PGN akan menambah pipa gas hingga mencapai nyaris 4.000 km. Ini sudah termasuk 490 km di 2015 ini.

Upaya PGN untuk terus memperpanjang jalur pipa gas alamnya di seluruh Indonesia patut didukung semua kalangan, terutama pemerintan dan Kementrian ESDM. Sebab, pengembangan gas alam di Indonesia harus terus dilakukan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan kemudahan menggukana gas alam dan menghilangkan ketergantungan akan BBM dan elpiji yang berbahan dasar minyak mentah.

Salam #EnergiBaik

Tulisan ini disumbangkan untuk situs Si-Nergi

Sumber:

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment