In #EnergiBaik Jaringan Pipa Gas PGN Open Acces

Open Acces Jaringan Gas PT PGN

Terhitung hingga akhir Desember 2015, Perusahaan Gas Negara (PGN) memiliki jaringan pipa gas sepanjang 6.470 km. Ribuan jaringan pipa gasnya telah beroperasi di beberapa wilayah dan berbagai sektor di Tanah Air. PGN juga mengklaim sudah melalukan open access terhadap 2.400 km pipanya.

Hal ini diakui oleh Head of Corporate Communication PGN Irwan Andri Atmanto di Jakarta. "Dari 6.470 km pipa gas yang dibangun dan dioperasikan PGN, sekitar 2.400 km merupakan pipa open access yang bisa dimanfaatkan bersama," kata Irwan.

Open access adalah istilah yang digunakan untuk pemakaian pipa bersama. Artinya, pipa gas yang dimiliki PGN bisa dikelola bersama dengan pihak lain, misalnya Pertamina atau PLN.

Penetapan open access bagi PGN ini berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 mengamanatkan kekayaan alam, termasuk gas bumi, harus dikuasai dan digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Ada banyak keuntungan yang akan dilakukan jika PGN melakukan open access. Pertama, menjadi salah satu solusi pendistribusian gas mengingat wilayah pulau Indonesia yang dikelilingi gunung, sungai besar, dan laut.

Kedua, mekanisme open access dapat menekan terjadinya monopoli gas bumi yang dapat berdampak pada tingginya harga gas. Ketiga, open access diklaim akan mendongkrak harga gas yang akan jauh lebih murah untuk rakyat.

PGN juga mengklaim jaringan pipa gas yang di-open access­-kan merupakan yang terpanjang di Tanah Air. "Belum ada perusahaan di Indonesia yang memiliki pipa gas open access sepanjang yang dimiliki PGN. Apalagi 6.470 km lebih pipa yang dibangun dan dioperasikan PGN saat ini, merupakan 76% dari seluruh pipa gas bumi di Indonesia," ungkap Irwan.



Tulisan ini disumbangkan untuk situs Si-Nergi

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment