In #EnergiBaik Perusahaan Gas Negara PGN

PGN Representatif Energi Baik Indonesia

Energi telah menjadi kebutuhan primer. Mulai dari sektor industri dan perusahaan baik skala besar dan kecil, hingga kebutuhan rumah tangga menggunakan energi setiap harinya. Hampir semua aktivitas sehari-hari kita pun tak bisa jauh dari penggunaan energi, baik listrik ataupun BBM. Kondisi ini memaksa banyak pihak untuk menanggulangi ketergantungan penggunaan energi  fosil berbahan baku minyak mentah dan batu bara tersebut, salah satunya dengan mengembangkan energi baik.

Adalah Perusahaan Gas Negara atau PGN yang menjadi pelopor pemanfaatan gas bumi sektor industri dan rumah tangga. Keseriusan PGN terlihat sejak tahun 1974. Saat itu, perusahaan yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2003 ini menilai gas buatan yang diproduksi dari bahan utama minyak mentah dan batubara ini tidak efesien karena harganya yang mahal.

PGN menjadi sahabat bagi keluarga Indonesia
Selain harganya mahal, minyak mentah dan batubara juga tidak ramah lingkungan dikarenakan limbah yang dihasilkan dari produksi minyak mentah ke BBM berpotensi besar merusak lingkungan. Dalam prakteknya, knalpot-knalpot kendaraan mengeluarkan polusi berbagai zat yang berbahaya di udara yang dihaliskan dari pemakaian BBM.

Sementara gas alam merupakan sumber daya alam berkomponen utama metana (CH4) yang merupakan molekul hidrokarbon terpendek dan teringan. Berat jenis gas bumi lebih ringan dari udara sehingga ketika terjadi kebocoran gas akan bergerak bebas ke udara. Hal ini yang membedakan gas bumi dengan LPG (Elpiji) yang berat jenisnya lebih besar sehingga akan terkumpul ke bawah.

Kini, memasuki tahun 2016, usia PGN pun bertambah. Seiring dengan pertambahan itu, banyak hal yang sudah dilakukan PGN dalam menyuplai gas bumi melalui jalur pipa distribusinya yang sudah mencapai lebih dari 3.750 km.


Belum lama ini, PGN pun telah membangun dan mengoperasikan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung di Selat Sunda, Lampung. FSRU ini diklaim menjadi yang terbesar di Indonesia dan menjadi pemasok utama untuk kebutuhan gas di kawasan Sumatera dan Jawa.

Pada akhirnya, tidak berlebihan jika semua yang dilakukan PGN untuk mengembangkan dan menyalurkan gas bumi untuk Indonesia bisa menjadi representatif energi baik di Indonesia. Sebab banyak manfaat yang bisa diambil dari pemanfaatn gas alam ini, bukan hanya untuk menanggulangi ketergantungan penggunaan BBM, tapi juga mengurangi jumlah subsidi BMM yang angkanya terus membengkak di kas negara. Dengan gas bumi atau gas alam, sesungguhnya menunjukkan harapan baru bagi energi Indonesia.

Artikel ini disumbangkan untuk situs si-nergi.id

Sumber:



Related Articles

0 komentar:

Post a Comment