In #EnergiBaik #energiterbarukan #SemangatTerbarukan Pulau Sumba

Sumba Menatap Cerah Energi Terbarukan

Tinggal di suatu wilayah yang jauh dari ibukota tentu sulit menemukan kemudahan-kemudahan yang lazimnya banyak ditemui di Jakarta dan kota metropolis lainnya. Satu di antaranya adalah aliran listrik.

Bagi masyarakat Sumba, listrik adalah barang mewah. Penerangan di malam hari bisa dibilang hampir mustahil dinikmati. Pada 2010, studi yang dilakukan oleh peneliti dari dua lembaga internasional Hivos dan Winrock, menemukan warga Sumba yang memiliki jaringan listrik di rumah mereka, kurang dari 25 persen.

Berdasarkan keprihatinan akan akses listrik warga Sumba, Hivos dan Winrock bersama pemerintah dan PLN mulai menggarap Sumba agar menjadi terang. Pada Mei 2013, Bank Pembangunan Asia ADB berkomitmen untuk memberikan dana sebesar US$1 juta atau sekitar Rp13 milliar untuk mendukung proyek ini dari sisi teknis. Sementara pemerintah Indonesia menjanjikan investasi puluhan milliar rupiah.

Dilansir BBC Indonesia, sejauh ini sudah sekitar 50% penduduk di Sumba terhubung dengan sumber listrik, 40% di antaranya menggunakan energi terbarukan. Ambisinya, dalam tempo kurang dari lima tahun pemerintah ingin mempensiunkan mesin-mesin genset berbahan bakar solar dan menggantikannya dengan penggunaan 100 persen energi bersih.
Hutan Energi
Upaya mewujudkan sumber energi listrik berbasis energi terbarukan ini sejalan dengan tujuan pemerintah yang menginginkan Sumba menjadi hutan energi. Seperti dikutip EBTKE, tujuan dari pengembangan tersebut antara lain meningkatkan penyediaan listrik dengan energi terbarukan terutama pada daerah timur dan kepulauan, kemudian menjamin keberlanjutan pengembangan pembangkit listrik tenaga (PLT) bioenergi serta dapat menjamin harga bahan bakunya.

Pengembangan hutan energi ini diharapkan juga mendatangkan manfaat yaitu menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan berfungsi sebagai base load (subtitusi bahan bakar minyak). Selain itu, tujuan hutan energi hanya dipergunakan untuk produksi listrik yang berbasis bioenergi dan dikembangkan secara terintegrasi dengan produk pellet, biogas dan peningkatan nilai tambah lainnya dan juga pengembangannya secara korporasi dengan melibatkan masyarakat.


Tulisan ini sumbangkan untuk situs Si Nergi

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment