In #EnergiBaik Perusahaan Gas Negara

Cara PGN Tambah Pelanggan UKM di Medan


Berdasarkan data Kementrian ESDM, dari 100 persen produksi gas nasional, konsumsi gas untuk kebutuhan domestik mencapai 50,3 persen dan sisanya sebanyak 49,7 persen dialokasikan untuk kebutuhan ekspor, namun jika berdasarkan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) konsumsi gas domestik sudah mencapai 65 persen lebih. Hal ini membuat PGN mencoba melakukan strategi untuk menambah pelanggan industri kecil menengah di Medan.

Sales Head Area PGN Medan Sabaruddin mengatakan, selama ini banyak permintaan dari pemilik rumah makan di beberapa kawasan. Kendati demikian, PGN belum memiliki jaringan di wilayah tersebut.

"Jadi tidak bisa dialirkan langsung dari pipa kami. Kami membutuhkan satu teknologi khusus untuk menurunkan tekanan dari pipa hingga bisa melayani klaster. Jadi setelah ditekan, beberapa pemilik rumah makan misalya, sudah bisa kami layani. Kami terus melakukan ini sehingga semakin banyak pelaku UKM yang bisa kami layani," ujar Sabaruddin seperti dikutip bisnis.com.

Untuk wilayah Medan sendiri, saat ini PGN memiliki 500 pelanggan komersil mulai industri besar hingga kecil. Beberapa pelanggan mengklaim, pasca penggunaan gas PGN, biaya operasional bisa hemat.

Pemilik Toko Bika Ambon Lapis Legit Sumatra A Hong (49) menyebutkan, sebelumnya memakai LPG 12 kg. Pasca menggunakan gas PGN, dia bisa berhemar hingga Rp4 juta.

"Saat ini biaya untuk bahan bakar hanya Rp2 juta. Sebelumnya sampai Rp6-7 juta."

Usaha yang sudah berdiri sejak 1995 di Jalan mojopahit No 28 D-E ini memproduksi 200 loyang bika ambon dalam sehari atau 6.000 loyang per bulan. Dengan produksi sebanyak itu, konsumsi gas mencapai 1.000 meter kubik gas.

Tulisan ini disumbangsihkan untuk situs Si Nergi

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment