In Puisi

Gawai


Kadang kita sama gilanya
Mengkhayal begitu banyak bahagia
Tentang sebuah ciuman yang lembut
Meski hanya sejumput

Kadang kita sama sakitnya
Memaksa menghadirkan bahagia
Yang menggebu-gebu
Dan berakhir ragu

Kadang kita benar-benar bahagia
Sebuah simbol datang menyapa
Siapa yang tak senang dicium kekasih tercinta?

Kadang kita benar-benar tersiksa
Kepada jarak dan sentuhan yang jauh menganga
Adakah yang bisa disalahkan selain gawai-gawai pujaan kita?

Ah, gawai bukanlah manusia
Tak punya hati apalagi rasa
Dia mengantarkan kita pada bahagia sesaat
Juga menjemput kita pada kegelisahan yang sesat

(Sembari menikmati musikalisasi puisi-puisi Sapardi Djoko Damono)
at Cilebut, Bogor
21.2.16/8.45 pm

-Ilustrasi from www.quickquid.co.uk 

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment