In Opini

Karena Kusanggup

Lagi di kantor jam segini, sendirian. Terus di 97.5 FM diputer lagu Agnez Mo yang udah jadul. Entah judulnya apa. Liriknya kira-kira begini:

Karena kusanggup 
walau kutak mau 
berdiri sendiri tanpamu
Kumau kau tak usah ragu
tinggalkan aku
Oh kalau memang harus begitu

Jujur ketika denger lagu ini, gue merinding. Bukan karena gue lagi di ruangan segede gaban sendirian, tapi karena lirik di dalam lagu ini benar-benar menggambarkan jiwa yang besar. Merelakan apa yang tak ingin kita lepas, tapi harus. Sangat sulit diterapkan sebenarnya di kehidupan sehari-hari.

Kalau dari sisi kebaperan di dalam lagu itu tentu menyoal asmara. Yep. Galau. Galau. Dan galau karena mantan gebetan, mantan pacar, naksir teman yang nggak peka, galauan BFF, dan banyak hal lainnya yang menguras hati dan buang-buang waktu itu. Hmmm. Padahal di luar itu, masih banyak lagi hal yang perlu kita selesaikan dan kejar.

Btw lagunya usai, penyiarnya nyebutin judul lagunya, "Karena Kusanggup". Setelah iklan, radio ini, yang belakangan gue tahu namanya Motion Radio, mengalunkan lagu "Terlatih Patah Hati" dari The Rain.

Semoga, selain patah hati, kita juga terlatih sanggup merelakan sesuatu yang dititipkan Tuhan kepada kita.

*Tulisan nggak penting di siang hari dengan udara dingin dan mendung di Gondangdia.

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment