In #EnergiBaik

Kutukan Negara Kaya Minyak dan Kemandirian PGN dalam Membangun Jaringan Pipa Gas (3)

Kemandirian PGN
Di antara “kemanjaan” Pertamina, ada sebuah perusahaan plat merah yang mandiri dalam menjalankan programnya. Adalah PT Perusahaan Gas Negara yang dipimpin oleh Hendi Prio Santoso yang mendirikan jaringan pipa gasnya tanpa subsidi dan tanpa menyentuh APBN.

Dikutip detik.com, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai tahun ini hingga 2019 menargetkan menambah 110.000 sambungan gas bumi untuk rumah tangga di berbagai daerah. Pembangunan infrastruktur gas bumi tersebut murni dibiayai dana perusahaan tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Kami akan menambah 110.000 sambungan gas rumah tangga pada 2016-2019. Semuanya dibangun dengan dana sendiri, tanpa mengandalkan APBN," kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, di Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Hendi mengatakan, dengan tambahan 110.000 sambungan gas bumi rumah tangga ini, akan menambah jumlah pelanggan PGN di segmen rumah tangga yang saat ini lebih dari 107.000 sambungan rumah. Sehingga total pelanggan rumah tangga PGN menjadi sebanyak 217.000 rumah, yang dibangun dengan biaya PGN sendiri.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menyebarluaskan manfaat energi baik gas bumi yang efisien, bersih dan ramah lingkungan," ujar Hendi.

Dalam eksistensinya, PGN menjadi satu-satunya BUMN yang menyalurkan gas bumi ke berbagai segmen atau sektor paling lengkap. Yang terbanyak adalah sektor rumah tangga yang menjadi prioritas PGN beberapa tahun ini.

Saat ini, sudah ada 107.000 sambungan rumah yang sudah menikmati jaringan pipa gas alam PGN. Sehingga total pelanggan rumah tangga PGN menjadi sebanyak 217.000 yang dibangun dengan biaya PGN sendiri. Selain rumah tangga, PGN juga menyalurkan gas bumi ke industri besar dan pembangkit listrik yang saat ini jumlahnya mencapai 1.529 pelanggan.

"PGN juga menyalurkan gas bumi ke usaha kecil menengah atau UKM dan komersial seperti hotel, rumah sakit hingga mal yang jumlahnya saat ini lebih dari 1.850 pelanggan," ungkap Hendi.
Hendi menambahkan, selain menambah jaringan rumah tangga, PGN juga akan menambah panjang pipa gas bumi mulai 2016-2019 sepanjang lebih dari 1.680 kilometer (km). Saat ini, panjang pipa PGN lebih dari 6.980 km, jumlah ini setara dengan 76% pipa gas bumi hilir di Indonesia.

Dengan keputusan PGN yang membangun infrastuktur jaringan pipa gasnya tanpa biaya APBN menunjukan kemandirian yang patut diacungi jempol. Semoga bisa menjadi contoh bagi BUMN lainnya agar bisa lebih efisien dalam menggunakan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Langkah ini pun bisa menjadi solusi untuk meminimalisir “kutukan” Indonesia, negara berlimpah SDA tapi kesejahteraan rakyatnya rendah. Selain itu, penggunaan gas alam dalam kehidupan jauh lebih hemat dan ramah lingkungan di banding BBM.

Sumber:


Tulisan ini disumbangkan untuk situs Si Nergi

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment