In My Life

Politik Justru Menyatukan

Sejak orangtua, terutama bapak di rumah engap melihat anaknya belum kunjung wisuda, saya seperti maling ayam yang menghindari kejaran polisi. Saya selalu menghindari tatapan mata pria yang kini berusia 56 tahun itu. Saya juga menghindari obrolan serius kalau sedang di ruang tengah, memilih berdiam di kamar dan menulis hal-hal lain.

Tapi, saya bersyukur karena pagi ini saya masih diberi kesempatan untuk bisa ngobrol bareng dengan bliyo. Apalagi kalau bukan soal politik, demo angkutan umum, kecelakaan pesawat di Poso, kasus Zaskia Gotik, dan banyak lagi persoalan yang tengah ramai diberitakan media.

Ada yang lucu dari obrolan pagi ini saat kami menonton berita di TV One. Dengan semangat, bapak bilang Yusril pasti maju dan menang di kursi DKI 1. Saya dengan entengnya bilang, “Ahok yang menang”. Saya tak heran kalau bapak memilih Yusril ketimbang Ahok. Apalagi yang menjadi pertimbangannya kalau bukan soal agama. Dan saya memaklumi hal itu.

Pertaruhan pun tak terelakkan. Uang Rp100rb menjadi bahan pertaruhan kami siapa yang akan menang di 2017 nanti.

Sampai di titik ini, saya merasa perbedaan pendapat dan pandangan di dalam keluarga justru menjadi sebuah keharmonisan. Setidak-setidaknya, saya masih bisa ngobrol, debat, dan ketawa haha hihi dengan bliyo, sosok yang amat saya sayangi.

Di luar politik ini, banyak hal lain yang sering kami debatkan. Yang paling saya ingat pernah suatu malam saat kami duduk di teras rumah sambil melihat ke atas langit yang gelap tapi terang karena ada bulan dan bintang, saya berkeyakinan bahwa manusia pernah ke sana. Dengan bersikeras, bliyo mengatakan itu tidak mungkin karena bagaimana bisa.

Debat tetap diteruskan dan kami tetap beda pendapat sampai sekarang, meski saya maklum kenapa bliyo tak percaya manusia bisa menembus ke luar angkasa, karena mungkin referensi buku dan tontonan yang dia lihat tidak terupgrade. Tak apa, perdebatan di malam-malam seperti itu tetap mengasyikan dan layak untuk diingat, sebab, dia adalah bulan dan bintang yang menerangi hidup saya sampai saat ini, melebihi ribuan sinar terang yang ada di angkasa. 

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment