In #EnergiBaik Gas Alam PGN

Pesantren ini Nikmati Keuntungan Gunakan Gas Bumi PGN


Pesantren merupakan wadah untuk menuntut ilmu berbasis agama dengan jumlah peserta atau murid yang bisa dibilang tidak sedikit. Bahkan sebuah pesantren terkenal bisa mencapai ribuan murid. Hal ini tentu menjadi persoalan jika pihak yayasan pesantren tak cerdik dalam mengurusnya. Salah satu persoalan penting adalah mengurus makan sehari-hari bagi penghuni pesantren.

Belum lama ini, ada sebuah kisah tentang salah satu pesantren di Surabaya yang memilih menggunakan gas bumi PGN untuk memasak kebutuhan makan para santri. Diakui pihak pesantren, penggunaan gas bumi bagi dapur pesantren justru menguntungkan. Seperti apa ceritanya?

Kepala Bidang Sarana Prasaran, Pesantren Terpadu Darul Muttaqin, Luthfi Zamroni, mengisahkan mereka sudah menggunakan gas bumi ini selama lima tahun belakangan. Manfaat pun banyak dirasakan.

"Alasan utama kami beralih pakai gas bumi, karena dulu sekitar 5 tahun lalu, sering terjadi kelangkaan LPG. Kalau LPG nggak kami dapat, bagaimana kami bisa masak untuk makan santri di sini yang jumlahnya 100 orang," ungkap Kepala Bidang Sarana Prasaran, Pesantren Terpadu Darul Muttaqin, Luthfi Zamroni, dihubungi, Selasa (5/4/2016).

Selain tak usah khawatir susah mencari gas, menggunakan gas bumi PGN diakui Luthfi, penghuni santri tak perlu lagi angkat-angkat gas ketika isi ulang sebab semua sudah teraliri langsung dari jaringan pipa gas bumi PGN.

"Gas bumi yang dipasok PGN ini 24 jam penuh setiap hari, gas dari pipa langsung ke kompor, mau masak pagi buta pun tidak masalah," ujarnya.

Lebih hemat
Tak hanya kemudahan dalam hal persedian gas, penghematan biaya anggaran per bulannya pun dirasakan pesantren di Surabaya ini. Pasalnya, perbandingan biaya yang dikeluarkan selama menggunakan gas LPG dan gas bumi PGN cukup jauh.

Diakui Luthfi, setiap bulannya pihaknya hanya mengeluarkan biaya pemakaian gas bumi Rp 750.000. Biaya ini jauh lebih hemat bila dibandingkan menggunakan LPG yang bisa mencapai lebih dari Rp 2 juta per bulan.

"Sebelumnya kami pakai LPG, tapi ketika beralih ke gas bumi, biaya yang dikeluarkan jauh lebih hemat. Kalau pakai LPG biaya yang kami keluarkan bisa tiga kali lipatnya. Kami juga tidak perlu repot lagi beli isi ulang tabung LPG, gas bumi mengalir dari pipa sampai ke kompor," ujarnya. Ia juga menjelaskan ada sekitar 100 santri yang belajar di sana.


Tulisan ini disumbangsih untuk situs Si Nergi

Sumber tulisan: http://finance.detik.com/read/2016/04/05/144022/3180188/1034/gas-bumi-pgn-mengalir-hingga-ke-pesantren
http://finance.detik.com/read/2016/04/05/152523/3180264/1034/ini-alasan-pesantren-di-surabaya-beralih-pakai-gas-bumi

(Foto: Detik)

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment