In Berwakaf #LebihBaik SunLife Financial Indonesia

Anak Muda, Kini Berwakaf #LebihBaik Bisa dengan Uang Tunai!


Berwakaf pakai uang tunai? Kedua alis saya berkerut. Apa bisa berwakaf #lebihbaik pakai uang tunai? Jawabannya ternyata bisa! Tapi bagaimana caranya? Apa sama seperti zakat dan sedekah?

Sebagai anak muda yang di tangan selalu ada smartphone, saya merasa tidak berguna. Sebabnya, dengan kecanggihan teknologi yang ada, kecepatan sinyal 4G saat ini, dan intesitas membuka media sosial serta berita online yang intens, saya justru ketinggalan banyak informasi, salah satunya berwakaf yang bisa dilakukan dengan uang tunai.

Apakah ada teman-teman muda di sini yang mengalami hal dengan saya? Baru tahu kalau wakaf itu bisa dilakukan dengan uang tunai?

Pengetahuan wakaf saya terima sejak SD, tapi hanya sebatas bahwa wakaf itu dilakukan hanya dalam bentuk fisik. Yang sering dijadikan contoh misalnya wakaf tanah untuk pembangunan masjid atau sebidang tanah lainnya untuk membuka jalan setapak. Sayang seribu sayang hanya itu yang saya tahu bertahun-tahun.

Setelah mengetahui bahwa berwakaf bisa dilakukan dengan uang tunai atau disebutnya wakaf tunai, saya langsung cari informasi ini. Bukan apa-apa, sejak kecil saya diajarkan amalan-amalan apa yang tak putus bahkan ketika kita sudah meninggal, salah satunya wakaf dan sedekah. Makanya, merasa saat ini saya sudah memiliki penghasilan, saya pun tertarik untuk bisa mewakafkan sedikit harta yang saya miliki untuk menjadi bekal saya di akhirat kelak.

Beberapa penanya dalam acara ini mendapat hadiah dari SunLife Financial Indonesia. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Lalu Seperti Apa itu Wakaf Tunai?
Di luar dari banyaknya mahzab atau pendapat ulama besar tentang pro kontra wakaf tunai, aturan wakaf tunai itu sendiri, untuk di Indonesia sudah ada fatwa Majelis Ulama Indonesia pada Mei 2002. Sementara Pemerintah pun, dalam hal ini Kementrian Agama sudah memasukannya fatwa tunai ini ke dalam Peraturan Menteri Agama no.4/2009 dan Undang-Undang nomor 41 tahun 2004 diatur dalam Pasal 28 sampai Pasal 31.

Sesuai dengan namanya, wakaf tunai adalah wakaf yang dibayarkan dengan uang tunai. Tapi apakah berarti membayarnya seperti zakat atau sedakah? Bagaimana penyaluran dan pemanfaatannya untuk jangka panjang? 

Yuk berwakaf syariah! (Foto: SunLife)
Di sinilah akhirnya saya sedikit tercerahkan ketika mendengar penjelasan dari Srikandi Utami atau biasa dipanggil Ibu Aan, Head of Syariah Unit Sun Life Financial Indonesia dalam acara Jumpa Blogger Sun Life, Mudahnya Berwakaf Melalui Asuransi Syariah di The Hook, Jakarta, Sabtu lalu (9/9). Tak hanya Ibu Aan, dalam acara diskusi santai tapi serius itu, hadir juga H.M. Nadratuzzaman Hosen dari Vice Chairman Badan Wakaf Indonesia, dan Achmad Emir Farabie, Senior Manager Digital dan Social Media Marketing Sun Life Financial Indonesia.

Ibu Aan menjelaskan bahwa Sun Life Financial sebagai perusahaan jasa keuangan asuransi memiliki penyaluran untuk berwakaf #LebihBaik dengan uang tunai. Bentuknya, kata dia bisa melalui 2 produk unggulan syariah Sun Life, yakni asuransi jiwa syariah dan investasi syariah.

“Syaratnya asal mereka memiliki polis asuransi jiwa syariah atau produk investasi di kami,” katanya pada sekitar 50 blogger yang diundang.

Bagi saya, ini menarik. Kita bisa berwakaf tunai dari tagihan asuransi jiwa syariah yang kita miliki di perusahaan yang sudah berdiri dari 150 tahun ini.

Tapi Bagaimana Sih Caranya?
Sesuai prosedural, yang dilakukan untuk wakaf tunai, seperti:

- Terlebih dahulu harus memiliki polis asuransi jiwa syariah Sun Life Financial Indonesia.
- Setelah itu, calon polis asuransi diwajibkan mengisi beberapa surat seperti siapa penerima manfaat dari wakaf (ahli waris), lembaga wakaf yang ditunjuk. Dalam hal ini, Sun Life sudah bekerja sama dengan 3 lembaga wakaf besar di Indonesia, yakni: Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, dan Rumah Zakat.
- Mengisi form Ikrar Wakaf
- Peserta mengisi jumlah yang diwakafkan pada form withdrawal
- Sun Life mengirimkan Dana Investasi langsung ke Mitra Sun Life
- Peserta melakukan konfirmasi penerimaan dana wakaf ke Nazhir mitra Sun Life
- Nazhir menerima konfirmasi Peserta dan melakukan ikrar wakaf
- Nazhir mengirimkan sertifikat wakaf ke Peserta

Terkait besarannya berapa, nanti saya kroscek dulu ya. Kemarin masih agak bingung di bagian sini. Tapi saya janji buat make sure ke pihak Sun Life berapa dana atau biaya yang ditarik untuk wakaf dari asuransi jiwa syariah kita. 

Bekal Akhirat yang Semakin Mudah Dicapai
Narasumber kedua dalam acara Berwakaf #LebihBaik oleh Sun Life Financial Indonesia adalah H.M. Nadratuzzaman Hosen dari Vice Chairman Badan Wakaf Indonesia. Sebagai petinggi WBI, dia menyampaikan bahwa saat ini teknologi semakin berkembang, karenanya kenapa berwakaf tidak bisa mudah dilakukan?

Dengan adanya wakaf tunai, menurutnya, bekal akhirat akan semakin mudah dicapai. Ya, salah satunya dengan wakaf berupa uang yang manfaatnya juga sama dengan wakaf berupa barang asal bisa menemukan jasa keuangan asuransi atau wakaf terpercaya. Sun Life salah satunya.

Apalagi, menurut berita yang saya cari, bank BUMN juga sudah meluncurkan fitur untuk membayar wakaf tunai ini. Adalah Bank BTN yang bekerja sama dengan Nahdathul Ulama meluncurkan aplikasi android untuk membayar wakaf tunai pada Juni 2017 lalu. Nama aplikasinya “Mobile Wakaf Uang NU”.

Ini dia! (Foto: SunLife Financial Indonesia)
Direktur Utama Bank BTN Maryono, yang saya kutip dari bwi.or.id, mengungkapkan dengan aplikasi nasabah bisa melakukan registrasi langsung pada aplikasi tersebut dan menyetorkan uang wakaf dengan metode debit maupun kredit. Wakaf uang yang dibayarkan bisa untuk selamanya maupun berjangka. Untuk wakaf uang berjangka, batasan minimumnya Rp10 juta dalam jangka waktu 5 tahun. Adapun wakaf uang selamanya tidak ada batas minimumnya.

“Dengan aplikasi ini, semua orang dilancarkan niatnya untuk menjadi wakif," kata Maryono dalam sambutannya.

Nah, bagaimana? Jadi tergugah untuk berwakaf #lebihbaik dengan wakaf tunai? Kalau ia, kamu bisa dapatkan info jelasnya di Sun Life Financial Indonesia.

Menurut saya, meski baru pertama kali mendengarnya, ini program cukup bagus. Pasalnya, dengan ikut berwakaf, sebenarnya kita sedang mengumpulkan pahala untuk di akhirat kelak. Apalagi buat anak muda yang belum berkeluarga, beban hidup masih agak ringan. Jadi, anak muda, yuk berwakaf #LebihBaik!

Ini saya dan Tiwi! Salah satu blogger yang datang ke acara ini. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Buat kamu yang penasaran tentang berwakaf #lebihbaik dengan SunLife Financial Indonesia, sila mampir ke:

Facebook SunLife Financial Indonesia
YouTube SunLife Financial Indonesia

Related Articles

4 komentar:

  1. Tidak semua asuransi syariah memiliki program wakaf ini. SunLife yg pertama dan sptnya msh satu satunya yg ada. Skrg berwakaf lebih mudah dan praktis serta dobel manfaatnya. Bisa investasi sekaligus beramal jariyah lewat Wakaf. Inovasi yg patut diapresiasi ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Dewi, sepertinya mudah juga kalau wakaf tunai gitu ya. Apalagi ada aplikasi yang support untuk itu.

      Cuma aku masih belum mudeng sama berapa biaya yang keluar dan masuk. Maklum, bukan anak ekonomi hehe.

      Delete